Subscribe:

About Me

Foto Saya
hanafia pahardini
Bagaimana aku? Seperti apa aku? Biar kamu yang memutuskan.. ^-^
Lihat profil lengkapku

Kamis, 03 Januari 2013

sang angin

dingin merasuk
sebelum ku sempat pejamkan mata
berkelana ke alam maya

angin fajar menyapa
menari-nari diantara daun-daun gugur
dan ranting patah

"aku butuh hujan!", bisikku
angin fajar bernyanyi
senandung kerinduan dalam nada sepi
"aku mau senja!!",kataku
angin fajar murka
mengutuk jingga diatas cakrawala
"aku ingin bulan!!!", jeritku
angin fajar berlari
menyisakan hawa dingin di telapak tangan
meninggalkan aku
dalam kebekuan hati

Minggu, 04 November 2012

membuat bioresin


Bahan :
Resin super / bening
Katalis
Sampoli kit à untuk mengkilatkan
Amplas ukuran 80, 500, 1000, 1500
Cetakan
Media awetan : hewan (diutamakan yang ber-eksoskeleton) / tumbuhan
Campon/kain perca

Cara kerja:
  1.  Siapkan cetakan
  2.  Campurkan resin ± 100 cc dengan katalis ± 15 tetes
  3.  Diaduk pelan – pelan sampai rata. Usahakan jangan sampai timbul gelembung
  4.  Tuang ke dalam cetakan dengan tebal ± 5 cm
  5.  Tunggu sampai mengental agar-agar
  6.  Setelah mengental seperti agar-agar, masukkan media dan klasifikasinya
  7.  Campurkan lagi resin ± 20 cc dengan katalis ± 5 tetes
  8. Tuangkan campuran ke dalam media
  9. Tunggu ± 2 jam
  10. Campurkan lagi resin ±100 cc  dengan katalis 15 tetes
  11. Tuang ke dalam cetakan setelah lapisan sebelumnya mengental agar agar
  12. Tunggu sampai benar-benar kering sehingga bisa lepas dari cetakan
  13. Amplas permukaan bioresin mulai dari amplas yang paling kasar sampai amplas yang paling halus
  14. Gosok permukaan bioresin dengan kain perca dan sampoli kit untuk mengkilapkan permukaan bioresin

Note
·         Cetakan yang digunakan sebaiknya yang berasal dari bahan plastik. Kalau dari bahan mika, bioresin ga bisa lepas  dengan sendirinya.
·         Campuran antara resin dan katalis harus pas. Kalau kurang katalis, bioresin ga akan kering. Kalau kebanyakan katalis, bioresin bakalan pecah
·         Objek yang digunakan harus benar-benar kering biar ga timbul warna perak saat disiram resin

^^^selamat mencoba^^^

Sabtu, 06 Oktober 2012

Tentang cinta(ku)

Benar yang orang katakan, bahwa menyesal itu datangnya pasti di akhir bukan di awal. Saat ini, aku hanya bisa menyadarinya, tidak bisa melakukan apa-apa. Kalau aku tahu, tidak akan kulakukan ini. Kalau aku tahu, tidak akan kusia-siakan waktu itu. Namun semuanya berbeda, aku begitu takut untuk itu dan akhirnya hanya bisa menyesal.
Dan sekarang, terbingkai wajah manis yang begitu sayu di mataku, bukan pelangi lagi seperti yang dulu. Kulihat bom waktu yang semakin lama waktunya semakin berkurang dan kapanpun siap untuk menghancurkan hatiku
. (Kazturi, 2010)
Waktu sweeping file di laptop kemaren, ga sengaja nemu file” yang udah lamaaa baget.. Aku aja udah lupa siapa yang taruh file itu di laptopku.. Fuaahh… Malemnya, aku membiarkan ingatanku berkelana balik ke beberapa tahun yang lalu. Sesuatu yang udah lama ga ga aku ijinkan untuk ku lakukan.. Tapi berbeda dengan  waktu aku lakuin itu sebelum-sebelumnya, aku ga lagi ngrasain nyesek yang bikin aku nangis ga berhenti-berhenti. Aku emang nangis juga sih.. tapi bukan dengan alasan yang sama dengan aku nangis-nangis sebelumnya…
Kisah “buku ijo” yang udah di stampel “-the end-“ tahun 2010, part 2 yang tertulis di blogku yang lain, serta memories yang ada di “album biru”, semuanya minta diinget satu per satu.. ahh,,, terlalu banyak kenangan.. Dan banyak hal buruk yang terjadi.. Anehnya, aku ga lagi menyalahkan diriku atas apa yang udah terjadi.. Menyesal mungin masih ada. Tapi kali ini rasa penyesalanku bukan lagi hanya untuk apa yang aku lakukan ke seorang, tapi lebih general lagi.. aku menyesal pada apa yang telah aku lakukan pada orang-orang di masa laluku… Banyak orang yang udah aku lukai, dengan satu alasan yang sama.. CINTA –atau sesuatu yang aku pikir itu cinta-.. hehe.. mungkin ini kedengarannya ababil banget, tapi hellooo… aku kan emang pernah (dan masih) muda… hahaha… Yaa,, namanya juga anak muda, pasti pernah dong (kalo aku sering) bersikap egois..
1,2,3,4,5,6,7.. seenggaknya ada 7 orang CEWEK (belum termasuk yang akhir” ini) terluka karena keegoisanku.. dan 1 orang cowok yang SELALU aja menyertainya.. aku sendiri ga tau n masih mikir ampe skarang di mana salahnya.. tapi tetep aja ga ketemu.. dulu hipotesisku (ceileee,, demam semester 7) karena masalahnya ada di orang yang ga bisa jaga jarak ma orang lain.. yaa ya ya.. kedengarannya kayak nyalahin orang lain atas apa yang terjadi.. Setelah aku bisa agak bisa mikir jernih, aku menentukan masalahnya adalah karena aku yang punya insting detektif (mudah curiga,, hehe..). Pikiran itu pula lah yang bikin aku sangat menyesal, sampe” bikin khawatir temen”ku.. hahaha… gomen minna-san… Menyesal itu perlu, tapi hanya dengan menyesal ga kan mengubah keadaan.. that’s right. Dengan aku menyesal, keadaan ga berubah! Yah setidaknya itu yang aku tau.. And then,, saat aku selesai baca heksalogi –Evermore-Bluemoon-Shadowland-Dark Flame-Night Star-Everlasting- hipotesisku berubah lagi.. Aku mikir, pasti ada yang salah kalau ada satu siklus yang sama berulang-ulang terus.. Masalahnyaaaaa,,, aku ga tau apanya yang salah, dan aku ga mau salah mengidentifikasi apa yang salah,, ada sih sebuah dugaan kuat, tapi yaa gitu deh,, aku belom bisa mengujinya karena itu bertentangan dengan apa yang aku inginkan! -____-
Dan sekarang, yang aku lakukan hanya mengikuti aliran arus  yang masih tak kutahu akan berakhir di mana.. let it flow, kalo kata orang.. aku ga tau apa aku akan seperti Ran yang merindukan Shinichi padahal Shinichi selalu di dekatnya, seperti Kaoru yang menunggu Kenshin kembali dari medan perang, atau seperti Kotoko yang bertahun-tahun berusaha membuat Naoki jatuh cinta padanya.. Atau mungkin aku  ga akan kayak mereka karena “teori substitusi” sudah berlaku padaku.. Kisah apapun yang akan aku jalani selanjutnya, satu hal yang aku inginkan.. aku ga ingin lagi ada yang terluka karena keegoisanku, siapapun itu, sebenci apapun aku padanya… Aku yakin bakalan susaaahh banget,, tapi ga da salahnya dicoba dulu,, bentar lagi 21,, musti bisa mikir dewasa…
People change, Feelings change, Things change,, that’s life…..